Jenis Penyakit Kelinci Mematikan dan Cara Pengobatannya

Beternak kelinci tidak selamanya mengalami kesuksesan dan kelancaran, ada kalanya harus mengatasi jenis jenis penyakit yang sering menyerang kelinci, yang mungkin belum kita tahu nama penyakitnya, gejala dan ciri ciri penyakitnya dan yang paling penting adalah bagaimana mengobati kelinci yang terserang penyakit agar cepat sembuh. Apalagi bagi peternak kelinci pemula, tentu harus lebih dekat lagi mengenal penyebab dan pengobatan penyakit.

dokumentasi pribadi

Penyakit penyakit sering menyerang kelinci yang menyebabkan kelinci mati sampai hanya penyakit ringan itu ada beberapa. Penyebab pnyakit secara umum dikategorikan menjadi 3 yaitu penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri, penyakit kabibat virus dan penyakit akibat mekanik atau luka fisik. Namun yang akan saya jelaskan adalah penyakit yang seirng menyerang kelinci baik kelinci lokal, hias, anggora dan jenis lainnya.

Jenis Penyakit Kelinci dan Cara Pengobatannya

1.Diare/mencret/enteritis
Penyebab mencret adalah adanya bakteri patogen dalam saluran pencernaan. Bakteri tersebut adalah bakteri e colli. Bakteri e colli masuk melalui makanan dan air minum yang terkena mngandung bakteri tersebut. Biasanya terdapat dalam rumput rumput segar dan air sumur. Untuk mengatasinya adalah jangan memberikan rumput segar pada anakan kelinci dan berilah air matang agar terhindari ari mencret. Jika sudah terlanjur berilah daun jambu biji, namun kalau sudah parah baiknya diberi obat mencret.

2.Scabies/Gudig/Kudis

Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan ektoparasit sarcoptes scabie. ektoparasit sarcoptes scabie merupakan binatang mikro mirip caplak, tungau yang menyerang dikulit baik kulit bagian dalam ataupun diluar. Kelinci yang terkena gudig biasanya bulunya rontok. Penyakit ini disebabkan kandang yang kotor karena  jarang dibersihkan. Cara jitu mengatasi gudih adalag dengan menyuntikan obat gudig wormectin. Cara menyuntiknya adalah dibawah kulit atau subcutan. Berdasarkan pengalaman 1-2 penyuntikan kelinci langsung sembuh.

3.Pilek/Flu/Pasteurelosis

Penyakit jenis ini menyerang bagian saluran pernafasan. Penyakit ini disebabkan oleh pasteurola multucida. Kelinci yang terkena penyakit ini ditandai dengan gejala seperti pilek, batuk, suhu badan tinggi, kadang ada juga cairan ditelinga dan mata. Penyakit ini tidak terlalu brbahaya, namun tetap menggangu keshatan kelinci sehingga perlu diobati. Caranya bisa diobati dengan bahan bahan alami seperti jahe yang dicampur gula dan air hangat. Jika dilakukan secara rutin dalam 2-3 hari, pnyakit ini sembuh. 

4. Kembung

Penyakit kembung sering menyerang anakan kelinci dibawah 2 bulan atau kelinci yang baru lepas sapih. Penyakit ini disebabkan oleh suhu yang ekstrim dan dari makanan yang mengandung gas,, sperti sayuran segar kangkung dan sawi. Biasanya juga dibarengi dengan mencret dan mati tiba tiba. Cara mengatasi kembung adalah dengan memberi lampu kandang pada malam hari atau menutup rapat jika kandang berada diluar rumah.

5.Penyakit karena gejala alami dan mekanik

Rontok bulu sebetulnya bukan penyakit, rontok bulu akan terjadi secara alami atau dikenal dengan istilah moulting. Penyakit lain yang disebabkan karena benturan mekanik adalah kelinci luka, terjepit dll. Namun yang sering adalah bulu telapak kelinci rontok karena lantai kandang yang kasar. Rontok kaki ditelapal kaki yang disertai luka kecil disebut sore hock. Caramengatasinya adalh mengganti lantai kandang yang lebih halus, untuk kelincinya cukup diberi betadin agar tidak infeksi lebih parah.

Demikian artikel ulasan tentang jenis jenis yang sering menyrenag kelinci dan cara mengobatinya. Sekian semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel