Tips Budidaya Jambu Air Madu Merah Dalam Pot Hasil Melimpah

Cara menanam jambu air agar cepat panen dan berbuah lebat salah satunya adalah dengan membudidayakannya didalam pot, atau lebih sering disebut dengan Tabulampot, atau bisa juga menggunakan polybag. Cara ini dinilai lebih praktis, hemat dan menguntungkan karena bisa ditanam pada lahan yang sempit, tidak terlalu ribet dan cepat berbuah. Budidaya jambur air madu merah adalah peluang usaha potensial yang bisa anda jadikan usaha utama atau usaha sampingan dirumah. Permintaan jambu air madu merah masih cukup tinggi disaat banyak muncul jenis dan varietas jambu yang mungkin lebih enak, unggul dan manis seperti jambu air kancing, jambu air madu deli hijau, jambu aur madu binjau dan jambu citra.

budidaya jambu air madu - tamanpratama.wordpress.com

Jambu air madu merah sering kita jumpai dipasar, dan sering dijadikan menu lutis  yang dijual pedagang lutis keliling. Selain rasany manis, jambu air madu lebih diminati dari pada jambu air kancing yang ukurannya lebih kecil dan rasanya masam. Untuk mulai menanam jambu air madu ada tahapan budidaya yang harus anda ketahui yang saya rangkum dalam Tips Budidaya Jambu Air Madu Merah Dalam Pot Hasil Melimpah, berikut penjelasannya :

Pemilihan bibit
Persiapan pertama yang harus anda lakukan adalah mencari dan memilih bibit yang berkualitas. Bibit jambu air kita beli untuk ditanam harus memiliki ciri ciri kualitas bibit yang baik, namun itu relatif, yang paling riskan adalah sumber bibit yang dapat dipercaya, apakah bibit itu dari bibiit unggul. Bibit yang unggul merupakan awal untuk mendapatkan buah dengan kualitas terbaik. Bibit dapat dibuat dengan metode stek ataupun cangkok dari induk tanaman yang sudah berbuah.

Penanaman dalam pot
Cara penanaman buah jambu air dapat dilakukan di dalam pot (tabulampot) ataupun polybag dengan diameter 50 cm. Jadi anda perlu menyiapkan pot dan media tanam serta pupuk kandang untuk awal penanaman. Pot diberi lubang kecil untuk drainase kemudian diisi dengan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Pohon jambu air madu disusun rata dengan jarak tanam/ jarak tiap pot 2.5 m hingga 3m agar terdapat sirkulasi udara antar pohon. Taruh pada tempat yang mendapat sinar matahari pagi yang cukup.

Perawatan Jambu air madu yang baik
Perawatan jambu air terdiri dari Penyiraman dan Pemupukan serta pemangkasan. Penyiraman sebaiknya dilakukan 2 kali sehari tergantung pada cuaca. Penyiraman dapat dilakukan secara manual atau dengan kran otomatis atau fertigasi tergantung fasilitas yang anda miliki. Pemupukan adalah kegiatan yang menunjang pertumbuhan jambu air agar cepat besar dan berbuah. Untuk menghemat biaya gunakan pupuk kandang atau pupuk organik lainnya. Atau bisa juga menggunakan pupuk NPK.

Perawatan lainnya adalah pemangkasan. Lakukan pemangkasan setiap muncul tunas baru cara dengan merontokkan daun hingga tersisa empat lembar daun beserta pucuknya di setiap ranting dengan tujuan untuk mengurangi tingkat respirasi pada tabulampot jambu air. Pemangkasan juga dilakukan pada akar bersamaan dengan repotting ( khusus tanaman yang sulit berbuah).

Pengendalian Hama
Hama yang sering menyerang tanaman jambur air atau tanaman tabbulampot lainnya adalah ulat dan lalat. Anda bisa mengatasinya dengan insektisida. Untuk menghindarri zat kimia berlebihan anda bisa menggunakan insektisida alami menggunakan daun sirsak.

Pemanenan
Anda akan merasakan hasil yang melimpah setelah Buah yang tak mengenal musim ini bisa dipanen dengan usia 1,5-2 tahun. Anda bisa memanen hasil jambu sampai 10 kg per pohon. Tentu sangat menggiurkan bukan, tetapi ingat bahwa buah yang dipanen adalah benar-benar buah yang matang dipohon, dengan karakteristik kehijauan dan warna kemerahan sedikit di satu sisi. Untuk yang belum matang dipanen untuk waktu selanjutnya.

Demikian ulasan mengenai  Tips Budidaya Jambu Air Madu Merah Dalam Pot Hasil Melimpah secara umum yang bisa anda ikuti dalam menanam jambu air dirumah. Selamat mencoba.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel